Kamis, 05 Maret 2020

Shahih Sunan Abu Daud Kitab ILMU 8. Berhati-hati dalam Berfatwa


عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَفْتَى

أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أُفْتِيَ بِغَيْرِ عِلْمٍ كَانَ إِثْمُهُ عَلَى مَنْ أَفْتَاهُ زَادَ سُلَيْمَانُ الْمَهْرِيُّ فِي حَدِيثِهِ وَمَنْ أَشَارَ عَلَى أَخِيهِ بِأَمْرٍ يَعْلَمُ أَنَّ الرُّشْدَ فِي غَيْرِهِ فَقَدْ خَانَهُ

3657. Dari Abu Hurairah, dia berkata: Rasulullah SAW bersabda, "Siapa yang berfatwa...."

Dari Abu Hurairah, dia berkata: Rasulullah SAW bersabda, "Siapa yang diberi fatwa tanpa berdasarkan ilmu, maka dosanya ditanggung oleh orang yang memberi Fatwa tersebut. "

Dalam suatu riwayat terdapat tambahan, "Siapa yang memberikan suatu perkara kepada saudaranya sedangkan dia tahu kebenaran itu ada pada perkara yang lain, maka dia telah berkhianat." (Hasan)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar