عَنْ عَامِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ أَبِيهِ قَالَ قُلْتُ لِلزُّبَيْرِ مَا
يَمْنَعُكَ أَنْ تُحَدِّثَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ كَمَا يُحَدِّثُ عَنْهُ أَصْحَابُهُ فَقَالَ أَمَا وَاللَّهِ
لَقَدْ كَانَ لِي مِنْهُ وَجْهٌ وَمَنْزِلَةٌ وَلَكِنِّي سَمِعْتُهُ
يَقُولُ مَنْ كَذَبَ عَلَيَّ مُتَعَمِّدًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنْ
النَّارِ
3651.
Dari Abdullah bin Az-Zubair, ia berkata: Aku berkata kepada Az-Zubair
(ayahnya), "Apa yang menyebabkanmu tidak mau menceritakan sesuatu yang
engkau dengar dari Rasulullah sebagaimana para sahabat yang lain
menceritakanya?" Dia menjawab, "Demi Allah, aku memang memiliki
pandangan dan kedudukan di sisi beliau, tetapi aku pernah mendengar
Rasulullah bersabda, 'Siapa yang berbohong kepadaku dengan sengaja maka bersiaplah menempati tempat duduknya dari api neraka'." (Shahih)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar