عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ الْأَشْجَعِيِّ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا يَقُصُّ إِلَّا أَمِيرٌ أَوْ مَأْمُورٌ أَوْ مُخْتَالٌ
3665. Dari Auf bin Malik Al Asyja'i, dia berkata: Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, "Tidak
ada yang memberikan nasihat dan pelajaran kecuali seorang raja atau
orang yang diperintah raja, atau orang yang mencari popularitas. " (Shahih) Al Misykah, 2405
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ
رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَأَنْ أَقْعُدَ مَعَ
قَوْمٍ يَذْكُرُونَ اللَّهَ تَعَالَى مِنْ صَلَاةِ الْغَدَاةِ حَتَّى
تَطْلُعَ الشَّمْسُ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ أَنْ أَعْتِقَ أَرْبَعَةً مِنْ
وَلَدِ إِسْمَعِيلَ وَلَأَنْ أَقْعُدَ مَعَ قَوْمٍ يَذْكُرُونَ اللَّهَ
مِنْ صَلَاةِ الْعَصْرِ إِلَى أَنْ تَغْرُبَ الشَّمْسُ أَحَبُّ إِلَيَّ
مَنْ أَنْ أَعْتِقَ أَرْبَعَةً
3667. Dari Anas bin Malik, dia berkata: Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya
duduk bersama suatu kaum yang berdzikir dan mengingat Allah sejak waktu
shalat Subuh hingga terbitnya matahari, adalah lebih aku cintai
daripada memerdekakan empat budak dari keturunan Ismail. Sesungguhnya
duduk bersama kaum yang berdzikir dan mengingat Allah mulai dari waktu
shalat Ashar hingga terbenamnya matahari, adalah lebih aku cintai
daripada memerdekakan empat budak. " (Hasan), Al Misykah, 970
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ قَالَ
لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اقْرَأْ عَلَيَّ
سُورَةَ النِّسَاءِ قَالَ قُلْتُ أَقْرَأُ عَلَيْكَ وَعَلَيْكَ أُنْزِلَ
قَالَ إِنِّي أُحِبُّ أَنْ أَسْمَعَهُ مِنْ غَيْرِي قَالَ فَقَرَأْتُ
عَلَيْهِ حَتَّى إِذَا انْتَهَيْتُ إِلَى قَوْلِهِ { فَكَيْفَ إِذَا جِئْنَا مِنْ كُلِّ أُمَّةٍ بِشَهِيدٍ } الْآيَةَ فَرَفَعْتُ رَأْسِي فَإِذَا عَيْنَاهُ تَهْمِلَانِ
3668. Dari Abdullah, dia berkata: Rasulullah SAW bersabda kepadaku, "Bacakanlah surah An-Nisaa' untukku." Aku
menjawab, "Apakah aku harus membacakannya untukmu, sedangkan engkau
adalah orang yang diberi wahyu tersebut?" Beliau bersabda, "Sesungguhnya aku senang jika mendengarnya dari orang lain.''' Dia berkata: Kemudian aku membacakannya untuk beliau, hingga ketika sampai pada ayat, "Maka bagaimanakah (halnya orang kafir nanti), apabila Kami mendatangkan seseorang saksi (rasul) dari tiap-tiap umat..." (Qs. An-Nisaa' [4]: 41) aku melihat air mata beliau berlinangan. (Shahih: Muttafaq 'Alaih)